Konsep Dasar Pengolahan Data Elektronik Dan Sistem Operasi Windows 7 Beserta Cara Menginstalnya
1. Konsep Dasar Pengolahan Data Elektronik
Pengolahan data dengan menggunakan komputer terkenal dengan nama Pengolahan Data Elektronik (PDE) atau Electronic Data Processing (EDP).
Pengolahan Data Elektronik (PDE) adalah perhitungan/transformasi data menjadi informasi yang diolah secara elektronik dengan menggunakan komputer. Biasanya dilakukan untuk pengolahan data dalam jumlah besar secara otomatis dan berulang untuk menghasilkan informasi yang diinginkan seperti transaksi perbankan, booking ticket pada suatu maskapai penerbangan dan sebagainya.
Suatu proses pengolahan data terdiri atas tiga tahapan dasar, yang disebut dengan Siklus Pengolahan Data (Data Processing Cycle), yaitu input, processing dan output.
Tiga tahap dari dari siklus pengolahan data tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut. Siklus pengolahan data yang diperluas (expanded data processing cycle) dapat ditambahkan tiga atau lebih tahapan, yaitu origination (asal/sumber), storage (penyimpanan), dan distribution (distribusi).
2. Sistem Operasi Windows 7 dan beserta cara menginstalnya
Sistem Operasi (operating system atau OS) adalah perangkat lunak yang bertugas untuk mengatur, mengendalikan perangkat keras dan memberikan kemudahan untuk pemakai dalam penggunaan komputer.
Mircorost Windows adalah Sistem Operasi yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation yang menggunakan antar muka berbasis grafis atau dikenal dengan nama GUI (Graphical User Interface).
Windows 7 merupakan gabungan Windows XP dan Windows Vista, Windows 7 memiliki performa yang lebih baik dari Windows Vista. Windows 7 dirilis untuk pabrikan komputer pada 22 Jul 2009 dan dirilis untuk publik pada 22 Oktobe 2009. Windows 7 lebih fokus pada pengembangan dasar Windows, dengan tujuan agar lebih kompatibel dengan aplikasi-aplikasi dan perangkat keras komputer yang kompatibel dengan Windows Vista Windows 7 lebih fokus pada dukungan multi-touch pada layar, desain ulang taskbar (Superbar), penggunaan sistem jaringan pribadi bernama HomeGroup dan peningkatan performa. Beberapa aplikasi standar yang disertakan pada versi sebelumnya dari Microsoft Windows, seperti Windows Calendar, Windows Mail, Windows Movie Maker, dan Windows Photo Gallery, tidak disertakan lagi di Windows 7. Windows 7 tidak bisa digunakan dengan jumlah memori yang terpasang melebihi kemampuannya. Jumlah ini berbeda di setiap versi Windows 7, dan juga berpengaruh pada arsitektur yang dipakai (apakah 32-bit atau 64-bit). Windows 7 memiliki 6 versi seperti Windows Vista hanya berbeda nama, jika Windows Vista memiliki versi Business maka pada Windows 7 versi tersebut dinamakan Professional. Versi tersebut antara lain :
• Windows 7 Ultimat
• Windows 7 Professiona
• Windows 7 Enterpris
• Windows 7 Home Premiu
• Windows 7 Home Basi
• Windows 7 Starter
Kelebihan :
- Proses boot / shut down lebih cepat .
- Konsumsi daya CPU, Hard Disk (HD) dan memori yang dibutuhkan sistem servis lebih sedikit.
- Mengoptimisasi prefetching baik untuk HD maupun SSD
- Tampilan lebih bagus dari segi 3 dimensinya yang menonjol
- Fitur sekurity yang benar – benar ketat.
Kekurangan :
- Beberapa aplikasi belum bisa beroperasi di windosws 7
- Bug pada Windows Player 12
- Ada hardware yang bisa langsung dikenali di Vista, tapi tidak di Windows 7
- Susah memaksa software yang sebelumnya bisa dipaksakan diinstall di Vista, juga dipasang di Windows 7.
Langkah-langkah cara menginstal Windows 7 :
1.) Pastikan perangkat-perangkat komputer dalam kondisi baik kemudian Langkahlangkah-langkah komputer atau laptop.
2.) Masuk ke Setup menu dengan menekan F2, Esc, F12, atau Del (biasanya untuk laptop ada tombol yang lain untuk masuk ke Setup menu). Tampilan Setup Utility bermacam-macam tergantung dari merk BIOSnya.
3.) Ubah First Boot ke CD/DVD apabila menggunakan CD/DVD Installer, tapi jika menggunakan Flashdisk ubah First Boot ke Flashdisk ini diperlukan agar Booting pertama dilakukan melalui Windows 7 CD/DVD Installer atau Flashdisk.
4.) Setelah First Boot di ubah Simpan perubahan dan keluar dari menu Setup dengan menekan menu Exit kemudian pilih Exit and Saving atau dengan menekan tombol F10 kemudian pilih yes.
5.) Pastikan CD/DVD Installer terpasang pada CD/DVD ROM.
6.) Saat muncul “Press any key to boot from CD orang DVD...” tekan sembarang tombol.
7.) Proses “Starting Windows” sedang berjalan.
8.) Pilih bahasa, waktu dan format mata uang, keyboard atau metode input setelah klik Next.
9.) Untuk memulai penginstalan klik tombol “Install Now”.
10.) Contreng “I accept the license terms” dan klik Next.
11.) Kemudian akan terdapat 2 pilihan, yang pertama Upgade digunakan jika sudah mempunyai versi Windows sebelumnya. Yang kedua Custom (Advanced) digunakan jika tidak memiliki versi Windows sebelumnya atau ingin menginstal sistem Windows yang baru. Berhubung di sini kita akan menginstal sistem Windows yang baru maka yang dipilih adalah Custom.
12.) Kita masuk ke Partisi Disk. Dari tampilan di bawah terlihat bahwa hardisk terdiri dari satu partisi (disk 0) yang belum terpatisi. Kemudian pilih Drive Option.
13.) Di sini saya akan membuat 2 partisi langkahnya Klik New.
14.) Tentukan ukuran partisi. Di sini untuk partisi pertama saya tentukan ukuran partisipasinya 10 GB. Setelah menentukan ukuran partisi tekan tombol Apply.
15.) Windows 7 menciptakan sebuah partisi tambahan untuk File sistem, yang akan digunakan untuk Boot dan pemulihan. Klik OK.
16.) Untuk membuat partisi yang kedua kita ulangi langkah 13-15. Sehingga menjadi seperti gambar di bawah.
17.) Selanjutnya format pastisi yang telah dibuat dengan menekan tombol format.
18.) Pilih partisi yang akan digunakan untuk menyimpan instalasi Windows 7, di sini saya memilih partiskon 2. Kemudian klik Next.
19.) Proses instalasi sedang berlangsung, dimulai dengan copy Windows File.
20.) Proses berikutnya akan memperluas (decompress) file yang telah disalin.
21.) Proses ketiga dan keempat adalah instalasi feature.
22.) Setelah itu secara otomatis akan restart setelah 15 detik dan melanjutkan setup. Pengguna juga dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.
23.) Selanjutnya menampilkan jendela “starting Windows” kemudian, “setup is updating registry setting”.
24.) Setelah restart, proses setup akan dilanjutkan. Ini adalah langkah terakhir sehingga akan mengambil waktu yang agak lama dari pada langkah sebelumnya.
25.) Setelah proses di atas selesai maka akan muncul “Press any key boot from CD orang DVD..” Untuk yang ini jangan tekan tombol apapun. Proses selanjutnya adalah “setup is praparing your computer for first use” kemudian proses “Setup is checking video performance”.
26.) Ketik nama pengguna yang diinginkan dalam kotak-teks dan klik Next. Nama komputer akan otomatis terisi.
27.) Masukkan password, ketik di kotak teks dan klik Next.
28.) Pilihan Setup Windows, di sini saya akan memilih Ask me later agar Windows tidak mengupdate secara otomatis. Kemudian pilih zona waktu “Bangkok, Hanoi, Jakarta “ dan klik Next.
29.) Jika terhubung ke jaringan akan diminta untuk menetapkan lokasi jaringan. Di sini saya memilih lokasi jaringan Home Network
30.) Setelah selesai akan tampil jendela welcome Windows 7.
31.) Preparation your dekstop.
32.) Tampila jendela dekstop Windows 7. Sistem Operasi Windows 7 telah selesai di Install.
DAFTAR PUSTAKA
https://blogartayana.wordpress.com/2015/09/24/pengolahan-data-elektronik/
https://www.academia.edu/11545975/SISTEM_OPERASI_WINDOWS_7
https://ifebriani028.wordpress.com/2015/09/05/langkah-langkah-instalasi-sistem-operasi-windows-7/
Komentar
Posting Komentar