Sejuta Harapan
SEJUTA HARAPAN

Seorang anak desa Kembangarum bernama Asrul yang telah ditinggalkan ayahnya. Dia bekerja sebagai penjual koran selama dua tahun. Asrul telah meninggalkan bangku sekolah sampai kelas 5 SD karena harus membiayai kedua adik dan ibunya. Sehingga dia pergi merantau ke Jakarta. Pada suatu hari Asrul sedang berjualan koran tiba-tiba ada orang yang ingin mengambil uangnya, untungnya masih ada orang baik yang mau menolong anak tersebut.
Ternyata anak tersebut berasal dari desa Kembangarum, dan anak tersebut membujuk Asrul untuk pulang ke desa asalnya sebab ibunya kangen kepada Asrul. Sekarang Asrul telah pulang ke desanya, yaitu desa Kembangarum. Dia dibuat kaget karena desa yang dulu dengan yang sekarang sangat beda, karena desa yang sekarang adalah desa yang sangat maju dan teladan. Asrul pun berniat meneruskan sekolahnya, meskipun Asrul yang paling tua dikelas tersebut dia tidak merasa malu atau minder. Asrul memang anaknya cerdas,jujur,dan bertanggungjawab jadi tidak heran dia mendapatkan "Beasiswa Gotong Royong" untuk melanjutkan ke sekolah lanjutan. Namun Asrul bersemboyan "Untuk Belanjar Tidak Ada Batas Umur. "
~Tamat~
Penulis: Hudoyo M.Z.
Penerbit: PT. Widya Duta Grafika
Komentar
Posting Komentar